You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Melongok Pasar Rawa Bening yang Diminati Turis Asing
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pasar Rawa Bening Diminati Turis Asing

Selain konsumen lokal, Jakarta Gems Center atau Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, juga diminati turis mancanegara. Mereka biasanya berburu batu akik, keris dan sejumlah aksesoris untuk buah tangan di negaranya.

Turis yang datang umumnya dari Jepang, Korea, Australia dan Belgia

Kepala Pasar Rawa Bening, Subhan mengatakan, pasar tematik yang dipimpinnya itu sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta.

Menurut Subhan, turis yang datang ke pasar ini banyak mencari batu aji dan keris yang merupakan benda pusaka warisan budaya bangsa Indonesia.

Wali Kota Jaktim Buka Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Pemilu

"Turis yang datang umumnya dari Jepang, Korea, Australia dan Belgia," tuturnya, Selasa (1/8).

Selain belanja benda pusaka, lanjut Subhan, para turis asing juga berburu mutiara air tawar dan air laut, serta permata seperti Rubi, Safir, Topas, Diamond, Aqua Marin dan lainnya.

Selepas berbelanja, para turis biasanya suka meluangkan waktu melihat kegiatan 30 pengrajin batu asah dari bongkahan yang ada di lantai dasar membuat batu cincin.

Disebutkan, saat ini di Pasar Rawa Bening terdapat 900 pedagang. Mereka memiliki 1.349 tempat usaha yang tersebar di lima lantai pasar tersebut

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5860 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2367 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2114 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1709 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1621 personNurito